Kamis, 31 Desember 2020

Teman Toxic, Merayu Ketika Meminta Sesuatu dan Menghilang Ketika diminta Pertolongan. Pernah Mengetahui Ciri-cirinya?


Sedikit cerita tentang perteman Toxic waktu kecil, mungkin diantara kita adalah orang yang susah berkata "tidak" saat di minta tolongi, dulu ku pun begitu, sampai ketika bertemu dengan orang yang mau senangnya saja, saat kita meminta tolong dia menolak dengan berbagai alasan, ketika dia datang ada maunya, kita sering digodanya, hingga kita mau mengatakan IYA karena gak enakan. 
Ciri-cirinya, suka merayu, sedikit aksi, kurang empati dan simpati.
Misalnya ketika ada teman sedang dalam dirundung masalah, bukan mendukung dan menghibur, mereka justru sibuk menghakimi atau menyalahkan, tidak memberikan resolusi sama sekali. Sikap seperti ini menunjukkan ciri-ciri orang 'beracun’ atau toxic. Selain menyebalkan dan merugikan, toxic people tidak bisa minta maaf meskipun mereka sudah jelas-jelas bersalah, dia selalu merasa dirinya benar. 

Kamu mungkin pernah bertemu dengan orang demikian, kepribadian yang mendukung lainnya Gemar Mengontrol dan Memanipulasi Orang Lain untuk kepentingan pribadinya, mereka membuat orang lain mau melakukan sesuatu yang dipintanya, agar di anggap memberikan sumbangsih besar, hanya untuk menguntungkan dirinya. Ketika dapat memanipulasi orang lain dengan begitu dia merasa dirinya hebat, karena dirinya sedikit aksi dan empati, dia senang merepotkan orang lain, begitulah perilaku sering dilakukannya, bahkan dengan berbagai cara seperti berbohong agar orang lain kesihan dan mau percaya dengan nya. 
Teman toxic bisa menyakiti perasaan dengan memeras, saat kamu minta tolong, dia meminta balasan lebih sehingga kamu terkesan berhutang budi padanya.


Pesanku jika kamu bertemu dengan pertemanan demikian. Batasi lingkaran pertemananmu, tetaplah jadi orang baik, namun jangan memaksakan baik kepada teman yang toxic, hanya untuk menyenangkan dirinya sedangkan kamu tau bagaimana dirinya memperlakukanmu.

Andalkanlah dirimu, jangan tergantung pada dirinya sekalipun , jika kamu bisa melakukannya, sendiri saja tak mengapa, belajarlah banyak hal agar dirimu tidak melibatkan teman yang toxic, mengontrol dirimu. Carilah karakter seorang sahabat yang memberikan dampak positif bagi dirimu, sekalipun dirinya bukan dari orang kaya, tidak terlalu pintar dan tidak rupawan, Ibu ku pernah bilang "tidak mengapa sedikit teman dari pada berteman dengan orang yang suka menyusahkan & memanfaatkan".


2 komentar:

  1. Terima kasih udah sharing kak, lanjutkan

    BalasHapus
  2. benar, kak. seseorang yang manipulatif sebenarnya tidak hanya dalam lingkup pertemanan. tapi tulisan pian sudah cukup menjadi gambaran, bagaimana cara menyikapi orang-orang seperti itu. terima kasih atas bacaannya. semoga sukses dan sehat selalu 🙏🏻

    BalasHapus