Benda apa yang tidak bisa terpisahkan oleh generasi millenial, tidak salah jawaban kamu sangat tepat. Yaitu Hp Android, Android sudah seperti menjadi bagian dari pelengkap untuk keperluan sehari-hari generasi sekarang. Pernah gak sih kamu terpikir, dulu waktu kecil hanya memegang Handphone yang fungsinya hanya digunakan untuk SMS dan Menelpon, sekarang sudah bertransformasi sedemikian pesat menjadi Smartphone Android, seperti namanya, ponsel genggam yang canggih dan pintar.
Mungkin dulu waktu aku berusia 7 tahun, Hp yang pertama aku gunakan sekedar penghubung antar keluarga kami, kami tidak menggunakan Smartphone Android atau Hp canggih lain, yang difasilitasi dengan jaringan Internet, aplikasi dan lain-lain, sampai memasuki Masa SMA, Kuliah pada tahun 2017 hingga sekarang.
SEJARAH ANDROID
Pada tahun 2000an Android untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Andy Rubin, Chris White, dan Nick Sears. Mengutip dari Salamadian.com, sebenarnya target penggunaan Android ini untuk kamera digital, namun dirasa tidak sukses dipasarkan, mereka mencoba melihat peluang lain, sampai akhirnya proyek ini berkolaborasi dengan Googgle, hingga sekarang Android menjadi sesuatu yang laris dipasarkan.
Pada saat ini Android bersaing dengan IPhone, sama-sama ponsel genggam yang canggih, karena memiliki kemampuan yang diinginkan oleh kaum millenial, seperti kamera oke, kapasitas memori besar, dan memiliki baterai yang tahan lama. Salah satu perbedaan Android dan IPhone adalah pada harga, selain itu bagi millenial menggenggam IPhone sudah seperti memiliki citra diri berkelas, layaknya millenial bersultan Apple di dunia virtual yang bisa menaikan eksistensi jati diri, para pemilik, terlebih dengan adanya fitur penunjang yang baik akan memudahkan jalan bagi mereka yang ingin terkenal, demi memiliki good looking yang sempurna di Sosial Media.
Hp Android tidak kalah hebat, sekarang banyak android yang hampir sejajar dengan IPhone, harganya yang lumayan membuat kaum millenial selalu ikut berlomba membeli, entah dengan alasan tidak ingin ketinggalan zaman, mengikuti trend dan lain-lain.
LANJUT Kepertanyaan, Apakah membeli HP “Android” yang Mahal, disaat Seperti ini. Apa Benar Itu Sesuatu yang Konsumtif?.
Perilaku konsumtif memang tidak jauh dari aktivitas berbelanja, perilaku konsumtif merupakan gaya hidup boros yang tidak sesuai dengan keperluan karena melakukan pengeluaran secara berlebihan, tanpa disadari gaya hidup konsumtif mampu membuat kondisi finansial kurang baik dan tidak mempunyai perencanaan tabungan masa depan yang bagus. Oleh karena itu jika sekarang banyak para millenial yang tergiur akan selalu mengikuti trendi demi memiliki Hp Android yang di idamkan, yang hitungan kisaran Hp Android sekarang dari 1 juta hingga 11 juta, seperti harga Samsung Galaxy Note 9, seharga 11.688.000, tentunya kisaran harga yang melambung tinggi, jika hanya ingin membeli karena rasa gengsi yang teramat tinggi hanya akan membuatmu sia-sia.
Pernahkah kita terpikir bahwa Hp Nokia dahulu menjadi raja ponsel dipasaran, banyak orang-orang ikut membeli dan bergonta-ganti, namun sekarang tidak meliriknya lagi. Seperti Nokia 9500 Communicator yang dirilis pada tahun 2004, haganya setara dengan satu motor. Yakni Rp 14.000.000.
Apakah kamu ingin memiliki Hp yang ini. Jangan sampai saat situasi seperti ini kamu malah masih memikirkan untuk gonta-ganti Hp, padahal Android mu masih baik, yang kurang hanyalah rasa syukurmu, yang mahal pada waktunya, bisa menjadi murah drastis saat tidak trendi lagi.
Jika selalu ingin memaksakan keinginan maka tidak akan pernah ada habisnya, maka lebih baik memikirkan sesuatu yang dapat menunjang pendidikan, karena pendidikan merupakan investasi terbaik untuk masa depan, sayangkan jika masa muda hanya sekedar ikut-ikutan mencari jati diri dengan menaikan eksistensi tapi lupa esensi. Roda akan selalu berputar kita tidak akan selalu muda, usia kita akan menagih, apa saja waktu dan uang yang telah kamu habiskan, apakah masih terpikir untuk menyisihkan uangmu untuk masa depan dan keperluan mendesak yang lain.
Sebelum terlambat mari berbenah sekarang.
Konsumtif perilaku yang memang tidak dibenarkan jika kita membiarkan diri untuk membeli sesuatu yang tidak sesuai keperluan, namun di saat seperti ini, jika dirimu giat belajar banyak pekerjaan yang dapat kamu lakukan dengan bantuan android dapat meningkatkan kondisi keuanganmu dan mempertajam skill untuk menunjang pekerjaan akademikmu.
Membeli HP Android yang mahal tidak diperkenankan jika kamu membeli tanpa suatu tujuan yang jelas, perilaku berbelanja Hp Android seperti ini malah membuatmu berperilaku konsumtif. Jika kamu membeli untuk meningkatkan produktivitas supaya mendatangkan manfaat dan menghasilkan keuntungan untuk dirimu dan orang sekitar, tentu itu sesuatu yang bijak.
0 komentar:
Posting Komentar