Kamis, 24 Februari 2022

Aku Takan Merusak Suasana Hatinya.


Rawon panas yang baru dihidangkan seketika dingin melihat sikapnya
 “Om kenapa”?, tanya Mawar sambil melirikan matanya ke kanan.
Mengangguk dan memberikan senyuman tipis, balasnya.
“Om Kok Membisu”?
“Tidak enak badan saja, hari ini aku lelah fisik dan mental”.
Tanpa mau merusak suasana Mawar jadi pendiam dadakan.
“Baiklah aku takan merusak suasana hatinya hari ini”, kata Mawar dalam hati.

Cuacanya berubah dingin akibat angin malam, Mawar menggenggam tangannya tanpa berkata apa-apa.
“Kok makanannya gak habis” ? tanyanya pada Mawar.
Mawar malu tak mampu menjawabnya “Sebenarnya aku lapar tapi jadi kenyang karena sikap dinginnya, terus dia makannya cepat kayak orang lomba Meraton”.
“Yuk Pulang”, pintanya setelah selesai makan 3 menit.

Langit malam berwarna hitam saja  tahu bahwa kita baru saja duduk ditempat ini, ya Tuhan apakah dia Pangeran Kodok yang akan berubah waktu jam 20:00 Malam, jadi ingin pergi secepat kilat.

Ingin sekali keluhan itu Mawar utarkan di depan Jaket Hitam yang dikenakannya, tapi dia tak kuasa melihat matanya yang sandu tanda bahwa betapa melelahkannya hari-hari yang dilewatinya belakangan.



1 komentar: