Selasa, 06 April 2021

Persiapan Adalah Setengah dari Kemenangan.


Sedikit Cerita Mengenai Seleksi Duta Jambore Pemuda Indonesia Kota Banjarmasin pada tanggal 6 April 2021. Aku membuat sebuah Dear Dairy H-2 seperti ini, pada buku Hijau Tosca. " Hari ini adalah H-2 pelaksanaan JPI, banyak yang harus di persiapkan, karena aku tak tahu siapa lawan ku. Pastilah mereka memiliki bakat yang hebat dibandingkan diriku. Walaupun demikian aku tau lawan terbesarku adalah kesiapan diriku, kemalasan, dan ketidak percayaan diri.

Pada usia yang akan mengjinjak 21 tahun, dan telah menduduki Semester 8, aku memiliki keinginan besar ikut kontribusi dibidang kepemudaan dibawah naungan Dinas Pemuda & Kemenpora. Usia 20 tahunan tidak akan kembali 2x, aku yakin hal itu. Sebelum mengikuti seleksi ini aku orang yg pernah gagal dalam seleksi Latihan Kepemimpinan Pemuda yang di selenggarakan oleh Kemenpora bertepat di Jakarta. Pada saat seleksi wawancara Virtual, catatan besar ku, kurangnya persiapan, visi misi yang ku bawa untuk kontribusi pada tanah air. Saat itu aku adalah peserta yang berambisi besar, aku ingin sekali bisa tembus kepermukaan melihat pemuda dari berbagai Daerah yang memiliki ambisi besar seperti ku. Tapi taqdir berkata lain, yang lulus malah teman satu organisasi. Rasa gagal, siapa saja membuat terpukul, namun tidak beransur lama, aku mengevaluasi diri agar dapat berlapang dada memang persiapan ku kurang matang. Dan tuhan berkata lain untuk langkah lain. terimakasih proses aku mencintaimu.

H-1 sebelum ikut Seleksi, aku merasa persiapan kurang, hati dan otak masih tidak karuan. Aku membuka sebuah akun YouTube Zahid Azmi Ibrahim, pada perbincangan di akun YouTube nya ia menceritakan rahasia sahabatnya memperoleh predikat terbaik di Kampus. Dia Youtuber pemula dan dia junior dibandingkan aku, tapi cara dia mengulas edukasi dan permasalahan pemuda sangat apik dan mengena. Hal yang membuat temannya menjadi terbaik ialah berani tampil berbeda, menjadi berbeda itulah kuncinya. Jika berusaha memenuhi kriteria sebaik mungkin, kita akan berlumuran darah untuk jadi pemenang dan tidak menikmati Proses. Jadilah orang yang memiliki kualifikasi berbeda dan mencintai proses nya.

Tidak ada rasa kegugupan walaupun ada rasa insecure melihat penampilan bakat peserta sebanyak ini. Aku menekankan diriku, untuk tidak berputus asa. Sampai Waktu 17:00 aku memberanikan diri meminta izin kepada panitia untuk menyegerakan sholat Asar seorang diri ke Lantai 2, sebelum berlangsung nya acara penutupan. Aku langsung ke Lantai 2, membawa mukena dan sajadah meletakan Hpku kelantai 2 dan membuka aplikasi Kiblat Sholat. "Aku yakin Tuhanku adil dalam hal perlombaan, dia takan mengizinkan menang tanpa sebab untuk menebar kebermanfaatan. Kalaupun kalah ini adalah proses yang Tuhan Hadiahkn". Setelah selesai sholat, aku mendapati tempat kosong di belakang. Juri mulai membaca kan pengumuman "Setelah Menimbang dan Memilih, kami bacakan yang masuk 3 besar atas nama Wardah. H,, satu kalimat yang spontanitas ku ucapkan, terdengar oleh semua orang di ruangan.


Bagaimana bisa aku masuk 3 besar, padahal banyak yang menampilkan bakat begitu totalitas pada diriku.

Semua memandang peserta pemenang 1, 2 dan 3, aku salah satunya perempuan, aku melihat wajah mereka satu persatu tanganku mulai bergemetar menerima ketidakpercayaan.

Maghfirah temanku memberikan senyum kebanggaan nya, matanya berbinar-binar sama seperti perasaan ku, yang sedang tidak percaya dan tidak baik" saja.

Setelah proses pemotretan, seorang Juri  menjelaskan di luar ruangan pada diriku, mengapa diriku masuk 3 besar. Sebenarnya poin besar pada saat memilih peserta terbaik adalah saat wawancara bukan penampilan bakatnya, melainkan hasil pengabdiannya pada masyarakat. Kami memilih peserta yang relevan dengan kinerja Jambore Pemuda Indonesia yang bekerja di ruang ruangan untuk membantu membangun masyarakat.


Wardah teringat dengan ka Sistia pelatih Presenter TVRI, yang memberikan pesan saat mengikuti Trainernya, pesan itu terus berputar di otak ku. Persiapan adalah setengah dari Kemenangan, inilah hasil persiapan 2 minggu, dari kesibukan, organisasi dan lain-lain.


Ucapkan banyak terimakasih kepada semua yang support penuh, tanpa do'a kalian Wardah bukan siapa-siapa.




Continue reading Persiapan Adalah Setengah dari Kemenangan.